lika-liku sakit gigi (1)

Sakit gigi memang bener-bener menyita perhatian kita. Sampe-sampe karena sakit gigi jadi gak bisa beraktivitas secara normal. Dan karena efeknya yang dahsyat itu buat orang sampe terinspirasi hingga diciptakan lagu yang cuplikannya “..lebih baik sakit hati daripada sakit gigi..”, eh kebalik ya :D . Dan gimana nggak, aku adalah salah satu korban dari gigi yang bermasalah. Awalnya memang aku anggep sepele, gusiku sering berdarah kalau lagi sikat gigi. Meski udah hati-hati tapi tetep aja berdarah. Sampai aku ngrasain kalo gusiku mulai bengkak sedikit. Akhirnya aku putusin buat periksa ke rumah sakit yang aku gak perlu sebutin ntar aku bisa-bisa senasib sama tante Prita. Dokter bilang radang gusi meradang di mulutku—bahasa kerennya gingivitis—jadi dokter mutusin buat perawatan seluruh mulut. Karena aku pikir yang namanya dirawat tu ya kaya kata perawatan di salon yang tubuh dirawat dan dimanja jadi ya aku mau aja. Tapi tanpa ba bi bu dokter gigi segera ambil alat masukin bor giginya ke mulutku, mulai beraksi menyerang karang gigiku sampe bawah gusi dan sela-sela yang bikin ngilu. Pendarahan terjadi cukup banyak, sedang asisten dokter trus menyedot darah dan air yang ada di mulutku dengan alatnya yang ku tak tau apa namanya. Oke cukup dok..puas? tapi terimakasih banyak juga karena abis itu gusiku gak berdarah lagi kalo sikat gigi. Cuma Dokter bilang mulutku perlu direparasi yaitu bagian yang yang menyambungkan antara mulut bagian atas sama gusiku perlu dilonggarin lagi ke atas. Oh no..!!operasi kecil memang,,tapi jujur aku takut dibanding waktu dikasi tau harus operasi usus buntu dulu.

aduh flu..(uhuk)

satu minggu yang lalu aku lemah tak berdaya karena demam. awalnya malamnya aku cuma gatal di tenggorokan, pengennya batuk terus..sampai akhirnya pagi ketika bangun batuknya makin menjadi. trus seiring waktu berlalu sekitar jam 10 pagi aku udah tidur berselimut karena dingin..suhu badan keliatannya juga naik. Hasilnya sore tambah parah, pusing, panas dan batuk. Yang jelas semakin tak berdaya buat berangkat kuliah. Untungnya ada bapak yang perhatian dan memberikan obat asa mefenamat. Sehabis mengonsumsi obat itu badan jadi berkeringat, pusing hilang, panas reda walaupun batuknya masih. Wuiih..tapi lumayan canggih deh,makasih bapak . .

Merasa badan lebih enakan aku trus berangkat rapat. Selesai rapat eh..panas lagi..akhirnya pagi aku juga tak berdaya berangkat kuliah apalagi mikirin tugasnya. Sorenya bapak nganterin periksa ke rumah sakit. Suhu badanku 38 derajat dan tekanan darahku 150/80. Tinggi kan? padahal belum pernah ada riwayat darah tinggi aku. Karena pengen cepet-cepet sembuh ya rajin banget aku minum obatnya. Sekarang antibiotiknya juga udah abis..tapi batuknya ni masih ngeganggu.

Ternyata..yang sakit flu juga nggak cuma aku seorang. Sehari sebelum flu aku sempet ketemu sama pacarku. Ketularan deh dia..huhu, maaf..tapi sekarang udah sembuh semuanya. dan gak cuma kita aja tapi tetangga-tetanggaku juga banyak yang kena flu. Kata ibuku malah ada sekolah yang muridnya gak masuk banyak gara-gara flu.wow..

sedikit kutipan nih..apa sih flu itu,,

Influenza adalah penyakit ikut yang menular, menyerang saluran napas, dan sering menjadi wabah yang diperoleh dari menghirup virusinfluenza.

Penyebab
Virus Influenza tipe A, B, dan C

Faktor Risiko
Siapa saja bisa, terutama jika itu terjadi dalam suatu komunitas (kantor, asrama, sekolahan). Ini bisa terjadi karena penyebaran virus melalui cairan yang keluar sewaktu penderita bersin, berbicara, dll. Apalagi jika kita berada dengan penderita dalam ruangan yang ber-AC (tertutup) dan tidak mendapat sinar matahari.

Namun demikian ada kelompok orang yang disebut berisiko tinggi, yaitu mereka yang menderita :
* penyakit paru menahun, seperti asma, emfisema, bronkitis kronik, bronkiektasi, tbc, atau fibrosis kistik
* penyakit jantung
* penyakit ginjal kronik
* penyakit kencing manis maupun gangguan metabolik menahun lainnya
* anemia berat
* mempunyai penyakit atau sedang menjalani terapi untuk menekan kekebalan tubuh
* berusia lebih dari 50 tahun

Patofisiologi
Virus flu menyerang sel-sel permukaan saluran napas. Jaringan menjadi bengkak dan meradang. Namun meskipun rusak jaringan ini akan sembuh dalam beberapa minggu.

Gejala dan Tanda
Meskipun influenza sering disebut penyakit pernapasan, namun penyakit ini bisa memberi pengaruh ke seluruh tubuh. Penderita secara tiba-tiba menjadi demam, letih, lesu, kehilangan selera makan, dan sakit kepala, belakang tangan dan kaki. Juga menderita sakit tenggorokan dan batuk kering, mual dan mata seperti terbakar. Panas bisa meningkat hingga 104 derajat Fahrenheit, tapi akan menurun setelah 2 hingga 3 hari.

Gejala saluran nafasnya sendiri bisa berupa pilek dan batuk.

Komplikasi
Untuk anak-anak dan orang dewasa, influenza adalah penyakit yang bisa sembuh sendiri dalam satu minggu. Namun untuk orang yang tidak sehat atau daya tahannya menurun, influenza bisa berakibat fatal.

Tanda-tanda yang disebutkan di atas bisa menjadi sangat parah, dan mungkin terjadi komplikasi seperti pneumonia, sinusitis, dan radang dalam telinga. Kebanyakan komplikasinya adalah infeksi kuman karena daya tahan tubuh menjadi menurun untuk melawan kuman-kuman yang masuk.

Pencegahan
Influenza bisa dicegah dengan menjaga kondisi tubuh agar tetap fit dan menjauhi penderita flu. Selain itu, bisa menggunakan vaksin flu. Vaksin flu sendiri harus digunakan setiap tahun sehubungan dengan seringnya virus flu bereplikasi.

Penatalaksanaan
Untuk influensa yang belum berkomplikasi, harap beristirahat dengan cukup di rumah agar tidak menjadi bertambah parah. Mungkin dibutuhkan waktu sekitar 2 hari setelah demam berlalu.

Bisa menggunakan obat flu yang dibeli bebas. Kalau flu sudah terkomplikasi dengan infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotika.

tambahan lagi nih..

Influenza adalah sebuah virus – paket protein dan DNA yang tidak cukup kapasitas untuk
bereproduksi sendiri–. Virus ini menginfeksi sebuah sel, membajak permesinan didalamnya
dan menggunakannya untuk menggandakan diri. Virus berkembang biak sehingga ada begitu
banyak salinannya yang membuat sel meledak dan koloninya
tumpah ke mana-mana, termasuk menyebar ke sel-sel yang masih sehat. Virus flu dari babi
{H1N1}, sama dengan virua flu dari burung {H5N1}, tergolong pada tipe A virus influenza.
manusia, kuda, anjing laut, dan paus juga bisa terinfeksi virus flu tipe ini. Sebagai catatan saja,
saat ini ada tiga subtipe yang paling banyak bersirkulasi dalam tubuh manusia, termasuk H1N1.

nah..hati-hati ya teman..apalagi sempet takut juga kalo kena flu babi..kan lagi heboh-hebohnya tu. Cepet-cepet periksa kalo sakit. Take care..!!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.